Recent Posts

Rief, seorang yang bermimpi menjadi penulis, yang ingin merubah dunia dengan tulisan! Dari yang aku lihat, dengar, rasa dan pikir lahirlah halaman ini yang sebagian isinya merupakan pengalaman pribadi, Selamat Membaca

Kamis, 14 Februari 2013

Kisah Dan Sejarah Hari Valentine's Day

          Hae sobat bloger nonggol lagi nie, nggak terasa sudah masuk bulan Februari 2013, bulan ini sangat sepesial bagi gue, tau nggak kenapa? karena di bulan ini gue di yudisium meskipun dengan IP tidak terlalu besar tetapi gue cukup bersukur, karena gue dapat dengan keringat sendiri tanpa bantuan Ortu hehe Bangga.com, tapi kali ini bukan ngomongin masalah itu lho sobat bloger. 

         Ya februari, bulan februari biasanya identik dengan kekasih, coklat, bungga & warna Ping hehe, yang lagi pacaran pasti seru tu sobat bloger karena di bulan ini saling tukaran hadiah & sayang – sayangan gitu, tapi februari kali ini gue sedih sekali nie, punya gebetan e malah di pedalaman ngak bisa telfon, sms_an & nggak tau rimbanya hik- hik,,,jadi sedih, hp sepi bagai kuburan tidak ada sms romantis, yang ada paling orang minta isi pulsa cepek deh, lama – lama gue nie seperti kios berjalan, hemmm napa ya selalu kalau gue ingat – ingat dari dulu sampai sekarang kalau bulan februari pasti lagi jomlo atau apalah ya mungkin nasip kali ya, jadinya nggak ngrayain deh hari Valentine's Day seperti sekarang ini, walaupun tidak ngrayain tapi harus semangat ,,,, ayo Rif semangat,,,? Lho kok jadi curhat gini? Hehe Dah stop deh.!!! 

            Ok sobat bloger mari kita masuk pada pembahasan yang lebih serius, tau tidak sobat bloger kenapa bulan februari di sebut hari kasih sayang atau Valentine's Day? Bentar sedikit Rief jelaskan sejarahnya, menurut beberapa sumber, (Kepercayaan Kristen Katolik) sumber pertama itu dihubungkan pada hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantisnya pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sastrawan Inggris Pertengahan bernama Geoffrey Chaucer. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa: 

For this was sent on Seynt Valentyne's day (Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus) Whan every foul cometh ther to choose his mate (Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya) 

            Pada jaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari valentine dan memanggil pasangan Valentine mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi naskah British Library di London. Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada jaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa: 

           Sore hari sebelum santo Valentinus akan mati sebagai martir (mati Suci dalam kepercayaan katolik), ia telah menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis "Dari Valentinusmu". 

           Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka diam-diam. Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan keguguran santo Valentinus sebagai martir. Hemmm ya gitu deh sejarahnya sobat bloger, tetapi masih banyak fersi sejarah lain yang berbeda nie, gue sendiri masih binggung fersi benarnya itu yang mana. 

           Hemmm lanjut, tetapi pada kenyataan sekarang nie, Valentine's Day ( hari kasih sayang ) sudah kehilangan makna atau salah jalur, contohnya anak muda jaman sekarang dalam ngrayain Valentine's di artikan sebagai suatu hal yang berbau MAKSIAT misalkan banyak kita lihat, di sudut jalan yang maaf saling GIGIT lidah Wow kira permen k? hehe, atau di hotel, losmen & penginapan pasti FULL waktu Valentine's, yang mendominasi anak muda, jadi secara logika pacaran di dalam hotel berduaan kira – kira bikin apa cobak SENSOR hehe. 

         Sebagai orang beragama tidak sepantasnya berbuat itu kan, gue yakin agama apapun pasti melarang perbuatan Zina ( bersetubuh di luar nikah) tetapi semua tergantung pada pribadi masing – masing mau atau tidak, gue percaya kok masih banyak sobat - sobat bloger yang ngrayain Valentine's secara sehat misalkan memberikan bunga, boneka dan coklat tu kan lebih positif to. Ok sobat bloger sekian dulu coretan gue tar kalau ada waktu di sambung lagi, by,,,,by.


Ditulis Oleh : Arif Rudiantoro

Arif Rudiantoro Anda sedang membaca artikel tentang Kisah Dan Sejarah Hari Valentine's Day. Oleh: Arif Rudiantoro. Terimakasih atas kunjungan Anda, serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran serta Pertanyaan dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. ↓↓↓ Backlink Please ↓↓↓

ARTIKEL TERKAIT:

2 komentar:

"TERIMAKASIH TELAH BERKOMENTAR DI BLOG SEDERHANA INI"